BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Latar belakang teknis dari tanaman padi ( oriza sativa ) adalah rendahnya hasil produksi padi pada saat ini disebabkan oleh kurang-kurangnya perhatian dari para petani kita terhadap teknologi pertanian. Diantaranya adalah pemilihan dan penggunaan benih unggul yang belum tersebar luas dikalangan petani dengan memperhatikan dan menggunakan benih unggul dan tehnik bertani yang berbasis teknologi akan mempengaruhi produksi padi .

1.1.1 Varietas Padi yang sering ditanam yaitu 100 hari.
Varietas ini diberi nama 100 hari karna tnaman ini dapat berproduksi dalam jangka waktu 100 hari(3 bulan),
Ciri-ciri tanaman ini:
1.batangnya pendek,
2.daunnya ada 6 helaian
3.cocok untuk tanah gambut dan liat
4.tanaman dapat berproduksi dalam jangka waktu 100 hari

1.1.2 Propil Desa
Dikabupaten Humbanghasundutan , kecamatan Pakkat tepatnya desa Laksa penduduk disana hidup dengan pertanian . Penduduk yang hidup dari mata pencaharian bertani sekitar 85% dari jumlah penduduk keseluruhan .
Komuditi yang ada didesa Laksa ini diantaranya:
– Tanaman musiman
– Tanaman perkebunan
– Dan tanaman pangan seperti tanaman padi.
Di Laksa , tanaman padi dibudidayakan dua kali dalam 1tahun dan dari hasil panen tersebut belum dapat mencukupi kehidupan penduduk dan belum bisa meningkatkan kesejahteraan penduduk yang ada didesa Laksa.
Disamping membudidayakan padi, penduduk juga banyak yang membudidayakan tanaman perkebunan,seperti perkebunan karet, perkebunan Salak, dan sebagian kecil ada yang berkebun Sawit.

BAB II
POLA PENANAMAN PADI DI DESA LAKSA

II.1 PEMBIBITAN
Pembibitan dilakukan dengan cara penyemaian, padi ditabur di media semai yang sudah disediakan terlebih dahulu . setelah itu , padi ditutupi oleh tanah yang telah digemburkan . Dalam 4-5 hari dipersemaian tanaman padi sudah berkecambah dan pada umur 3-4 minggu , tanaman padi sudah siap ditanam kesawah .

KLASIFIKASI
KINGDOM : PLANTAE ( TUMBUHAN )
SUB KINGDOM : TRACHEOBIONTA
SUPER DIVISI : SPERMATOPHYTA
DIVISI : MAGNOLIOPHYTA
KELAS : COMMELINIDAE
ORDO : POALES
FAMILY : POACEAE
GENUS :ORYZA
SPESIES : ORYZA SATIVA

II.2 PENGOLAHAN
Di Desa Laksa jenis tanah berbeda-beda, sehingga pengolahan lahan dilakukan sesuai dengan jenis tanah yang akan ditanami padi, jenis tanah didesa laksa antara lain: jenis gambut, dan yang liat.
A.Gambut
Dilahan yang gambut pengolahan lahan tidak rumit dan tidak susah karna dilahan ini cukup hanya membenamkan(mandegei) bekas-bekas tanaman sebelumnya, kemudian lahan diratakan, setelah itu lahan siap untuk ditanami
B.Liat
Dalam pengolahan lahan yang liat perlu beberapa proses:
1. Penggenangan Air, penggenangan air dilakukan selama dua(2) hari,bertujuan supaya tanah lebih gembur dan mudah dicangkul
2. Mencangkul, dilakukan setelah penggenangan air selama dua hari
3. Meratakan lahan

II.3. PENANAMAN
Setelah bibit dicabut, akar bibit diredam kedalam air selama satu(1)malam, kemudian akar tanaman dicuci dan dimasukkan kedalam ember yang berisi gambut yang telah dicampur denga pupuk TSP dan pupuk organic.

BAB III
KESIMPULAN

Dari hasil pengamatan ke 3 desa yang ada dikabupaten HUMBAHAS dapat disimpulkan bahwa :
Dengan melakukan teknik-teknik bertani yang berbasis teknologi dapat menghasilkan produksi tanaman sesuai yang diharapkan .
a. Pola penanaman padi berpengaruh terhadap produksi.
b. Factor yang mempengaruhi produksi tanaman padi disebabkan
Oleh : a . Curah hujan
b. Ketinggian lahan
c. Varietas tanaman
d. Keadaan lingkungan
e. PH lahan
f. Pengendalian hama , gulma , dan penyakit
g. Pola penanaman

MASALAH
1. Masalah yang dihadapi petani yang ada didesa Laksa adalah :
a. Factor internal , yaitu : factor genetika yang terdapat dalam tanaman padi itu sendiri .
b. Factor eksternal , yaitu :
1. Media media tanam yang digunakan tidak subur , karena merupakan lahan persawahan baru ( belum pernah diolah sebagai lahan persawahan .
2.Air
Petani sering kali mengalami permasalah pengairan yng disebabkan
Curah hujan yang rendah ( musim kemarau ) , bendungan pengairan sering kali mengalami masalah seperti tersumbat , dan longsor .

KATA PENGANTAR

Atas berkat Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa menyertai detik-detik langkah sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Pada kesempatan ini penulis menyelesaikan/pembahasan makalah dengan judul “Pola Penanaman Padi di HUMBAHAS”. Terlihat dari judul yang mengungkapkan bagaimana penanaman padi di HUMBAHAS yang terkhusus di desa Laksa.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dosen yang telah memberikan tugas makalah ini. Penulis juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini.
Sebelumnya, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang bersifat membangun dari pihak pembaca akan penulis terima dengan senang hati demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.
Silangit, 24 Januari 2012

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I. PENDAHULUAN 1
I.1 Latar Belakang 1
I.1.1 Varietas 1
I.1.2 Propil Desa 2

BAB II. POLA PENANAMAN PADI 3
II.1. Pola Penanaman Padi di Laksa 3
II.2. Pengolahan Lahan 4
II.3. Penanaman 4
BAB III. PENUTUP……………………. 5
3.1 Kesimpulan 5
3.2 Masalah…………….. 6

MAKALAH
POLA PENANAMAN PADI DI TAPANULI

D
I
S
U
S
U
N

OLEH

NAMA : FRANNEDI SIMANJUNTAK
NIM : 090201004
NAMA : FRENGKI NABABAN
NIM : 090201065
NAMA : SARDION.SILABAN
NIM : 090201060
NAMA : MARIHOT.L.TOBING
NIM : 090201015
NAMA : EDUARD SILABAN
NIM : 090201027
FAK : PERTANIAN

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SISINGAMANGARAJA XII TAPANULI (UNITA)
2012