BAB I
LATAR BELAKANG MASALAH

1. LATAR BELAKANG
Guna memenuhi syarat untuk mengikuti MID semester di Fakultas Pertanian laporan ini saya buat, dengan mengambil kesimpulan dari beberapa materi pada mata kuliah pengantar ilmu pertanian. Di mulai dari materi asal mula pertanian yang membahas tentang pengertian pertanian dari defenisi beberapa ahli, di dalam materi ini juga di bahas macam-macam pertanian, cabang-cabang pertanian yang meliputi peternakan, kehutanan, perikanan.
Materi selanjutnya yang ada didalam laporan ini adalah unsur-unsur dan ciri-ciri pertanian, yang di dalamnya membahas tentang proses produksi, dimana pertanian memerlukan tempat yang tersebar luas, sumber energy bagi pertumbuhan setiap individu adalah sinar matahari. Oleh oleh karna itu prtanian tidak dapat di konsentrasikan di pabrik-pabrik yang sumber energinya dari listrik atau bahan bahan lain. faktor yang paling utama dari pertanian adalah petani, dimana petani merangkap dua peranan yaitu, petani sebagai penggarap dan petani sebagai manager.

2. MASALAH
Masalah yang banyak di alami oleh Penulis dalam mengerjakan laporan ini adalah pada kurangnya alat (fasilitas) untuk mengerjakan laporan ini, sehingga banyak dari teman-teman menghabiskan uang mereka untuk duduk berlama-lama di warnet atau di rental pengetikan. Masalah lain yang sering di hadapi adalah kurangnya pengetahuan untuk membuat suatu laporan, sehingga banyak dari mereka yang hanya berpangku tangan untuk mengharapkan jasa dari orang lain, jadi yang kami harapkan, kami di beri sedikit pengetahuan untuk mengerjakan tugas yang seperti ini.

3. PEMECAHAN MASALAH
Dalam penulisan laporan ini kami sering terganjal terganjal oleh beberapa masalah, misalnya : kurangnya pengetahuan untu menyelesaikan laporan ini, kurangnya fasilitas penulis yang dapat menghambat waktu penyelesaian laporan ini.
Akan tetapi, namanya masalah pasti ada jalan keluarnya, seperti pada masalah ini, penulis dapat memecahkan beberapa masalah. Misalnya, kurangnya pengetahuan penulis dapat di selesaikan dengan belajar dari kakak senior atau saudara yang sekiranya lebih mengetahui dalam hal ini. Lalu dalam penyediaan fasilitas, penulis dapat meminjam alat dari teman apabila tidak punya. Sehingga dapat menghemat, karna kalau mengerjakan tugas di warnet atau rental pengetikan pastia akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

4. KEGUNAAN
Salah satu kegunaan dari laporan ini yaitu untuk memenuhi kriteria mahasiswa yang dapat mengikuti ujian tengah semester atau MID semester, dan sebagai rangkuman dari semua materi yang telah di dapatkan di mata kuliah Pengantar Ilmu Pertanian.

BAB II
RANGKUMAN MATERI

A. APAKAH PERTANIAN ITU ?
Pertanian adalah suatu kegiatan produksi yang berlandaskan proses pertumbuhan dari tumbuhan-tumbuhan dan hewan. Awal kegiatan pertanian terjadi ketika manusia mulai mengambil peranan dalam proses kegiatan tanaman dan hewan serta pengaturan dalam pemenuhan kebutuhan.
Pertanian dalam arti sempit di namakan pertanian rakyat atau suatu proses kegiatan di luar dari kegiatan peternakan, perikanan, dan kehutanan. Sedangkan pertanian dalam arti luas yaitu disamping pertanian dalam arti sempit, juga termasuk di dalamnya terdapat kegiatan peternakan, perikanan, dan kehutanan.
A.T MOSHER memberikan definisi tentang pertanian sebagai berikut, pertanian adalah suatu proses produksi yang khas dan spesifikyang di dasarkan atas pertumbuhan tanaman dan hewan.
Ilmu pertanian adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mengelola tanaman, ternak, ikan, dan lingkungannya agar memberikan hasil yang semaksimal mungkin. Ilmu pertanian sekarang sudah berkembang menjadi ilmu pertanian yang sangat luas, tidak hanya mempelajari pengelolahan tanaman.

A. PERTANIAN PRIMITIF, TRADISIONAL, MODERN
Perbedaan antara pertanian primitif dengan pertanian yang telah maju adalah dalam hal penggunaan lahan petani. Cirri pertanian adalah berpindah-pindah, sebidang tanah di Tanami sekali atau dua kali lalu kemudian tanah tersebut di tinggalkan. Mereka mencari hutan atau belukar untuk di bersihkan kemudian di Tanami, kayu-kayunya di bakar, system pertanian itu di kenal dengan huma atau shifting cultivation.
Pertanian yang telah maju di lakukan pada tanah yang sama setiap tahun, oleh karena itu di katakan pertanian menetap. Pertanian menetap tergantung pada besarnya usia manusia dalam mengatur pertumbuhan tanaman dan motivasi pengusahaanya dapat di bedakan dengan pertanian modern. Pada pertanian tradisional, petani menerima keadaan tanah, curah hujan, dan varietas tanaman sebagaimana adanya yang di berikan oleh alam. Dan berbanding terbalik dengan pertanian modern.

B. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Dan Hasil
Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya tumbuhan dapat di kelompokkan menjadi 4, yaitu :
1. Kelompok faktor bahan tumbuhan atau bahan tanaman.
2. Kelompok faktor esensial
3. Kelompok faktor iklim
4. Kelompok faktor gangguan
Kelompok faktor bahan tumbuhan atau bahan tanaman mempunyai kolerasi positif terhadap banyaknya produk. Makin baik sifat keturunan, kemurnian, dan daya tumbuhnya, makin banyak produk yang dapat di berikan dan sebaliknya.
Kelompok faktor gangguan, sebaliknya, mempunyai korelasi negatif terhadap banyaknya produk. Makin banyak gangguan, makin sedikit produk yang di berikan atau makin sedikit gangguan maka makin banyak produknya.

C. UNSUR-UNSUR DAN CIRI-CIRI PERTANIAN
1) Proses produksi
Tumbuhan merupakan pabrik pertanian primer. Tumbuhan mengambil CO2 dari udara melalui daun. Tumbuhan mengambil air dan insur hara dari tanah melaui akar. Dari sini tumbuhan menggunakan sinar matahari. Kemudian tumbuhan tersebut menghasilkan biji, buah, serat, kayu, dan sebagainya. Secara singkat, dapat dinyatakan bahwapertunbuhan tanaman ditentukan oleh factor genetic (Q) dan factor (X). faktor-faktor lingkungan yang menentukan pertumbuhan lingkungan adalah air, energy, radiasi matahari, susunan atmosfir, kandungan udara dalam tanah, reaksi tanah, bibit, dan kandungan unsure hara dalam tanah. Secara umum, faktor pertumbuhan tanaman dapat dinyatakan sebagai berikut :
Q = [(X1,X@,X3,X4,X5,……….Xn)
Keterangan :
Q = pertumbuhan tanaman
X = faktor lingkungan
Sifat-sifat produksi biologi dalam pertanian mempunyai banyak implikasi bagi pengembangan pertanian :
1. Pertanian memerlukan tempat yang tersebar luas
2. Jenis usaha tani dan potensi produksi pertanian berbeda dari suatu tempat ke tempat lain
3. Kegiatan dan produksi pertanian bersifat musiman
4. Suatu perubahan dalam suatu tindakan memerlukan perubahan juga dalam hal lain
5. Pertanian modern selalu berubah

2). Petani
Secara umum petani dapat di defenisikan sebagai berikut :
Petani adalah pengurus atau pemelihara tumbuhan dan hewan kemudian dapat membedakan status hewan dan tumbuhan liar dengan hewan atau tumbuhan peliharaan. Dalam kegiatan usahatani, petani merangkap dua peranan yaitu :
1. Petani sebagai penggarap
Peranan pertama petani adalah memelihara tanaman dan hewannya agar mendapatkan hasil yang di perlukan.
2. Petani sebagai manager
Tugas petani sebagai manager lebih sulit dengan adanya perbedaan-perbedaan yang cukup besar misalnya keadaan tanah yang berbeda di berbagai tempat.
Petani didalam menjalankan usahataninya mempunyai tiga tipe atau status, yaitu:
a) Petani pemilik adalah jenis status petani yang memiliki, mengelola member pupuk dan menuai atau memperoleh hasil usahataninya.
b) Petani dan penenyakap yaitusemacam status petani yang di samping mengerjakan lahannya sendiri juga masih dapat mengelola lahan orang lain. Jadi pendapatan yang di peroleh berasal dari dua sumber.
c) Petani penyakap adalah sejenis status petani yang hanya semata-mata menggarap tanah milik orang lain, jadi hasil yang di peroleh merupakan bagian dari hasil kerjanya sesudah di kurangi bagian yang punya tanah.
d) Ciri-ciri Pertanian

Kelompok faktor esensiil dan iklim suatu waktu dapatberkolerasi positif, tapi pada waktu lain dapat berkolerasi negative sehingga ada tingkatan tertentu dimana faktor-faktor yang termasuk di dalamnya berpengaruh paling baik terhadap jumlah produk yang di berikan.
Sebelum ada pertanian atau sesudah ada pengelolaan tanaman dan lingkungannya oleh manusia, semua faktor itu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya bahan tumbuhan seperti adanya di alam atau secara alamiah. Tetapi, dengan adanya pertanian, faktor-faktor tersebut mulai di atur oleh manusia sehingga maju pertanian makin banyak jumlah faktor yang di tangani serta makin intensif penangananya. Yang demikian itu di namakan teknologi tinggi.
Usaha meningkatkan produsi pertanian di suatu wilayah dapat di lakukan dengan dua cara yaitu : meningkatkan hasil dan menigkatkan luas panen.
4). Sasaran usaha pertanian
Sasaran pertanian ada dua yaitu sasaran sebelum panenatau prapanen dan sasaran sesudah panen atau pasca pascapanen. Sasaran prapanen ialah hasil pertanian yang setinggi-tingginya. Sasaran itu merupakan sasaran pertama atau sasaran fisis. Sasaran kedua yaitu sasaran ekonomi ialah pendapatan atau keuntungan yang sebanyak-banyaknyatiap satuan luas lahan yang di usahakan.
5). Sifat-sifat petani
a. Sebagai perorangan petani berbeda satu sama lain
Petani umumnya bekerja keras. Mereka belajar dari tahun ke tahun dan jarang mengembangkan metode baru, pada umumnya mereka menggunakan cara-cara yang biasa di gunakan oleh orang tua mereka, dan sesekali meniru dari tetangga mereka.
b. Petani hidup di bawah kemampuan
Umumnya petani hidup menurut kebiasaan, mereka mengenal satu cara dan mempelajari secara terus-menerus. Ada tiga macam mental petani yang penting bagi perkembangan pembangunan pertanian yaitu :
– Kebiasaan mengukur
– Kebiasaan bertanya
– Kebiasaan melihat atau mencari alternative

c. Petani merupakan sekelompok konklusi
– Tidaklah benar petani mengusahakan usahatani untuk mendapatkan bagiannya dari keluarganya, barang-barang, atau kepuasan pribadi.
– Tidaklah benar bahwa petani demikian sadarnya akan ketidak tentuan cuaca dan harga sehingga mereka mencoba dengan metode baru kecuali jika mereka yakin metode tersebut akan berhasil.
– Tidaklah benar bahwa petani, pada umumnya, memberikan nilai yang tinggi terhadap kemauan baik dalam persetujuan keluarga maupun tetangganya.
– Tidaklah benar bahwa petani-petani yang paling maju adalah petanI yang yakin akan penilaiannya dan merasa kurang memerlukan persetujuan dari orang lain.
– Tidaklah benar bahwa petani tidak suka di desak-desak dan di instruksikan untuk melakukan sesuatu.
d. Pengaruh keluarga
Telah di kemukakan di atas bahwa petani sebagai penggarap dan manager yang memberi keputusan keputusan tentang apa yang akan di tanam. Kebanyakan keputusan tentang pertanian masih di buat secara perorangan. Tetapi, ia membuat keputusan tersebut dalam memenuhi hasrat untuk memberikan sesuatu yang lebih bagi keluarganya. Anggota keluarganya mungkin memberikan tekanan kepada petani dalam mengambil keputusan ini atau itu. Di pihak lain hasrat untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya merupakan dorongan yang efektif dalam banyak hal untuk meningkatkan produktivitas usahatani.
e. Pengaruh masyarakat
Keputusan-keputusan yang di ambil oleh petani juga dapat di pengaruhi oleh sikap dan perilaku serta hubungan-hubungan dalam masyarakat setempat dimana mereka hidup. Bagi petani, masyarakat di sekitarnya mempunyai arti penting. Terhadap masyarakat dimana ia hidup, petani memerlukan persetujuan masyarakat. Tradisi masyarakat menentukan bagaimana tingkah laku yang wajar bagi seseorang. Ada hal yang dapat di lakukan sebagai tindakan seseorang, dan ada yang memerlukan persetujuan masyarakat.
f. Tradisi besar dan agama
Selain dari kebiasaan dan nilai-nilai setempat yang mempengaruhi petani, ada hal lain yang perlu di perhatikan dalam pembangunan pertanian yaitu tradisi besar dan agama.

g. Perusahaan usahatani
Setiap petani, di atas usahataninya, melakukan kegiatan perusahaan usahatani. Kegiatan itu adalah perusahaan karena tujuan setiap petani adalah bersifat ekonomi, yaitu menghasilkan produk-produk yang baik untukdi jual atau untuk keluarganya.
Pernyataan di atas akan di bantah oleh banyak orang. Banyak orang mengatakan bahwa petani bukanlah suatu perusahaan melainkan suatu cara hidup (farming is not business, it is a way by life). Mereka maksudkan hal itu terutama bagi pertanian primitive dan subsistem. Alasan mereka ajukan bahwa perusahaan adalah kegiatan pembelian dan penjualan sedangkan bertani adalah kegiatan penyebaran benih dan pemungutan hasil, yang tergantung dari proses alam yang memungkinkan panen.

BAB III
KESIMPULAN & SARAN

1. Kesimpulan
Hubungan antara pertanian, perikanan, dan kehutanan adalah sebagai suatu kegiatan yang saling tergantung dan menunjukan satu sama lain baik sebagai suatu kegiatan maupun peranannya masing-masing sebagai komponen ekosistem dalam lingkungan.
Ilmu pertanian ialah ilmu yang mempelajari bagaimana mengelola tanaman,ternak,ikan dan lingkungannya agar memberikan hasil yang semaksimal mungkin. ilmu pertanian sekarang sudah berkembang menjadi ilmu pertanian yang sangat luas,tidak hanya mempelajari mengolah tanaman.
Kelompok faktor esensiil dan iklim suatu waktu dapatberkolerasi positif, tapi pada waktu lain dapat berkolerasi negative sehingga ada tingkatan tertentu dimana faktor-faktor yang termasuk di dalamnya berpengaruh paling baik terhadap jumlah produk yang di berikan.
Sebelum ada pertanian atau sesudah ada pengelolaan tanaman dan lingkungannya oleh manusia, semua faktor itu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya bahan tumbuhan seperti adanya di alam atau secara alamiah. Tetapi, dengan adanya pertanian, faktor-faktor tersebut mulai di atur oleh manusia sehingga maju pertanian makin banyak jumlah faktor yang di tangani serta makin intensif penangananya. Yang demikian itu di namakan teknologi tinggi.
Usaha meningkatkan produsi pertanian di suatu wilayah dapat di lakukan dengan dua cara yaitu : meningkatkan hasil dan menigkatkan luas panen.

2. Saran
Demi kelangsungan proses belajar mengajar yang lancar dan sesuai dengan apa yang kita inginkan, sebaiknya universitas cokroaminoto palopo lebih memperhatikan kualitas Dosen. Dimana dosen mempunyai peran penunjang yang sangat besar dalam terjadinya proses belajar dan mengajar yang baik. Di dalam perkara ini, sama halnya dengan contoh seorang ibu yang mempunyai peran penting dalam mendidik anaknya. Saat kualitas seorang ibu rendah, maka anak yang di didiknya juga akan berkualitas rendah. Sebaliknya, apabila seorang ibu mempunyai kualitas yang tinggi, maka anak yang di didiknya juga akan mempunyai kualitas yang tinggi.
Hal yang kedua yang harus di perhatikan dalam universitas cokroaminoto adalah masalah Birokrasi, dimana birokrasi harus bekerja ekstra dalam menjalankan tugasnya, staff birokrasi di bayar bukan untuk duduk saja, tetapi bekerja keras menghadapi mahasiswa.

BAB IV
PENUTUP

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang telah mencurahkan rahmat dan hidayahNya kepada kita sehingga laporan Pengantar Ilmu Pertanian ini telah terselesaikan dengan tepat waktu.
Shalawat serta salam marilah kita hanturkan kepada baginda nabi besar Muhammad saw yang telah membawa kita dari alam jahiliyah menuju alam islamiyah dan tak lupa pula marilah kita kirimkan doa kepada keluarga nabi dan para sahabat serta para pengikut yang istiqamah dijalan beliau.
Besar harapan kami atas Penyusunan Laporan ini agar sekiranya makalah ini dapat dijadikan sebagai salah satu Referensi dalam Proses Penyempurna Ilmu Pengetahuan, Khususnya Dalam Bidang Ilmu Pertanian.
Ucapan terima Kasih Kami aturkan kepada seluruh Pihak yang Sedikit Banyak Ikut Membantu dalam Proses Penyususnan Laporan Ini Sampai pada Akhirnya dapat Kita Jadikan bahan ajar secara Bersama. Terkhusus kepada Dosen Pembimbing Yang telah membantu Kami Baik dalam Segi Moril maupun Materil. Serta kepada seluruh Pihak yang tidak Sempat kami sebutkan Satu Persatu Kami tak Lupa aturkan Ucapan Terima Kasih Kami.
Permohonan Maaf kami jadikan sebagai Ucapan Penutup Dalam Pengantar Kami ini karena kami Sadari Bahwa Makalah ini masih Jauh dari Kesempurnaan. Untuk Itu kritik yang bersifat membangun masih kami Harapkan dalam Proses Perbaikan Ke depannya.

About these ads