BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Kemampuan mengetahui konsep dasar materi ajar merupakan kemampuan yang sangat penting bagi guru untuk dikembangkan, melalui proses adaptasi, guru menjadikan buku tersebut lebih bermutu dan menjadikan materi sebagai sumber mengajar yang lebih baik.
Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan keterampilan dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka pembelajaran terdiri dari pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai.
Dalam pengembangan materi ajar sumber bahan sangatlah penting karma merupakan tempat dimana bahan ajar dapat diperoleh dan dalam mencari sumber bahan ajar. Siswa dapat dilibatkan untuk mencarinya, sesuai dengan prinsip pembelajaran siswa aktif (CBSA) berbagai sumber dapat kita gunakan untuk mendapatkan materi ajar. Seperti buku teks, buku kurikulum, penerbitan berkala se[erti harian, mingguan dan bulanan (Koran/majalah) yang berisikan informasi, internet dan berbagai macam media dan yang paling penting dan sumber utama adalah guru harus menyiapkan buku teks dan buku penunjang lainnya.

B. Masalah
- Mengapa perlu mengevaluasi materi ajar
- Adaptasi materi ajar
- Langkah-langkah memilih bahan ajar
- Menentukan cakupan bahan ajar

BAB II
PEMBAHASAN
A). Konsep Dasar Materi Ajar

a. Menganalisis Materi Ajar
Evaluasi materi ajar pada dasarnya merupakan proses mencocokkan dalam arti mencocokan kebutuhan terhadap kemungkinan yang tresedia. Apabila proses mencocokkan ini dilakukan subjectif mungkin, Ada baiknya untuk melihat kebutuhan dan ketersedian secara terpisah. Seperti dalam analisis terakhir, pilihan yang mana pun akan dilakukan secara subjectif. Sebagai contoh apabila saudara sedang memilih sebuah mobil, saudara mungkin akan memilih tampilannya atau memilih kecepatannya. Hal ini bergantung pada apa yang kita anggap paling penting. Begitu juga dengan pemilihan materi ajar mencari yang lebih baik dari yang baik

b. Adaptasi Materi Ajar
kebanyakan materi (buku) ajar yang diproduksi secara komersial dapat diadaptasi untuk kebutuhan dan tujuan yang tidak dibayangkan sebelumnya oleh sipenulis maka dari itu sebelum mengadaptasi buku ajar haruslah diingat bahwa buku ajar dari penulis dan percetakan yang telah mempunyai reputasi telah ditulis dengan hati-hati dan telah sering diujicobakan adalah lebih baik, maka dari itu sangat disarankan untuk menggunakan buku seperti itu paling tidak sesuai sebagaimana disarankan oleh sipenulis sebelum anda mengadaptasinya.adaptasi materi adalah kemungkinan lain yang dapat dilakukan oleh seorang guru dalam rangka pengadaan buku ajar
adaptasi materi ajar adalah membuat perubahan terhadap materi yang sudah ada dalam rangka memperbaikinya atau menjadikannya lebih cocok untuk merupakan sebuah keterampilan penting bagi guru atau untuk dikembangkan. Melalui proses adaptasi, guru menjadikan buku tersebut lebih personal menjadikan subuah sumber mengajar yang lebih baik. Dan khususnya bagi siswa, proses ini berlangsung secara terhadap sejalan dengan guru semakin paham dengan buku tersebut.

c. Adopsi Materi Ajar
langkah berikutnya dalam pengembangan materi ajar adalah menentukan (mengevaluasi) apakah ada materi ajar yang sudah tersedia yang dengan tujuan pembelajaran. Evaluasi materi ini dimaksudkan untuk mengadaptasi materi ajar yang cocok yang akan kita pakai dalam proses pembelajaran
tujuan pembelajaran dapat menjadi acuan dalam memutuskan apakah materi ajar yang tersedia sesuai dengannya atau apakah materi ajar itu perlu diadaptasi sebelum digunakan materi ajar dapat dievaluasi
Untuk menentukan apakah
o Unsur motivasi cukup dalam materi tersebut
o Isinya sesuai
o Urutannya benar
o Semua informasi yang dibutuhkan tersedia,
o Latihan soal tersedia
o Mengandung umpan balik yang memudai,
o Panduan diberikan secara memadai,

B. Pengembangan Bahan Ajar (Materi Ajar)
a. Bahan ajar / materi ajar
Bahan ajar atau materi ajar adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.
Jenis-jenis pembelajaran seperti:
o Pengetahuan
o Keterampilan
o Sikap atau nilai
b. prinsip-prinsip dalam memilih bahan ajar
Prinsip-prinsip dalam pmilihan materi ajar meliputi :
o Prinsip relevansi
o Prinsip kecukupan
Dalam mempelajari prinsip-prinsip tersebut materi tidak boleh terlalu banyak, tidak boleh terlalu sedikit. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya jika terlau banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga tidak perlu untuk mempelajarinya

c. langkah-langkah dalam memilih bahan ajar
materi pembelajaran yang dipilih untuk diajarkan oleh guru dan harus dipelajari siswa hendaknya menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar
Langkah-langkah pemilihan bahan ajar yaitu:
o Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang acuan atau rujukan pemilihan bahan agar
o Mengidentifikasi jenis-jenis bahan ajar
o Memilih bahan ajar yang sesuai atau relavan dengan standar kompetensi dasar yang telah terintipikasi tadi,dan
o Memilih sumber bahan ajar
d. Menetukan cakapan bahan ajar
Dalam menentukan cakupan atau lingkup materi pembelajaran harus diperhatikan apakah jenis materinya berupa aspek konitif, (fakta, konsep,prinsip,prosuder) aspek efektif, ataulah aspek psikomotorik. Dan juga diperhatikan yang menyangkut keluasan dan kedalaman materiny. Keluasan cakupan materi berarti menggambarkan berap banyak mater-materi yang dimasukkan kedalam suatu materi pembelajaran, sedangkan kedalam materi maenyangkut seberapa detail konsep-konsep yang terkandung di dalamnya harus dipelajari atau dikuasai oleh siswa kecakupan atau memandainya cakupan materi juga perlu diperhatikan dalam materi pengertian cukup tidaknya aspek materi dari suatu pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang harus dipelajari oleh murid/siswa terlalu banyak, terlalu sedikit, atau telah memadai sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin di capai.
e.menentukan urutan materi ajar
urutan penyajian bahan ajr sangat penting untuk mempelajari atau mengajarkannya. Tanpa urutan yang tepat, jika diantara beberapa materi pembelajaran mempunyai hubungan yang bersifat prasyarat akan menyulitkan siswa dalam mempelajarinya contohnya: materi operasi bilangan penjumlahan, pengurangan perkalian dan pembagian siswa akan mengalami kesulitan membagi jika materi pengurangan belum dipelajari materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamnya dapat diurutkan melali 2 pendekatan pokok yaitu pendekatan pokok yaitu pendekatan procedural dan pendekatan hirarkis.

Sumber Bahan Ajar

Sumber bahan ajar merupakan tempat dimana bahan ajar dapat diperoleh. Dalam mencari bahan ajar, siswa dapat dilibatkan untuk mencarinya sesuai dengan prinsip pembelajaran siswa aktif (CBSA). Berbagai sumber dapat kita gunakan untuk mendapatkan materi pembelajaran dari setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar
Sumber-sumber materi pembelajaran yaitu yaitu seperti:
o Buku teks yang diterbitkanoleh berbagai penerbit
o Gunakan sebanyak mungkin buku teks agar dapat diperoleh wawsan yang luas.
o Laporan hasil penelitian yang diterbitkan oleh lembaga penelitian atau oleh para peneliti sangat berguana untuk mendapatkan sumber bahan ajar yang actual atau mutakhir
o Jurnal penelitian hasil pemikiran ilmiah dan hasil penelitian. Jurna-jurnal tersebut berisikan berbagai hasil penelitian dan pendapat dari para ahli dibidangnya masing yang telah dibagi kebenarannya
o Pakar atau ahli bidang studi penting digunakan sebagai sumber bahan ajar yang dapat dimintai konsultasi mengenai kebenaran materi atau bahan ajar,ruang, lingkup, kedalaman serta urutannya
o Professional yaitu orang-oarang yang bekerja apda bidang tertentu seperti perbankan disana bekerja yang sudah ahli dibidang tertentu
o Buku kurikulum penting untuk digunakan sebagai sumber bahan ajar, karma berdasarkan kurikulum ialah standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi bahan dapat ditemukan
o Lingkungan seperti, alam ,social, senibudaya, teknik industri, ekonomi dan perlu diingat, dalam menyusun rencana pembelajaran berbasis komptensi, buku-buku atau terbitan tersebut hanya merupakan bahan rujukan maksudnya, tidaklah, tepat jika hanya menggantungkan
Pada buku teks sebagai satu satunya sumber bahan ajaran maka dari itu, hendakanya guru menggunakan banyak sumber materi.
Strategi dalam memanfaatkan bahan ajar

Dalam memanfaatkan bahan ajar terdapat 2 strategi yaitu
1..Strategi penyampaian bahan ajar oleh guru
Strategi penyampaian bahan oleh guru diantaranya
o Strategi urutan penyampaian simultan
o Strategi penyampaian subsektif
o Strategi penyampain fakta
o Strategi penyampian konsep
o Strategi penyampaian materi pembelajaran prinsip
o Strategi penyampaian prosuder

2. Strategi mempelajari bahan ajar dulu siswa :
a. Menghafal
ada 2 jenis menghafal yaitu
o Menghafal vertal yaitu menghafal persis seperti apa adanya contohnya nama orang, nama tempat,nama zat, lambing peristiwa sejarah nama bagian atau komponen suatu benda
o Menghafal paraprasa yaitu tidak harus di hafal persis seperti apa adanya tetapi dapat diungkapkan dengan bahasa atai kalimat sendiri seperti paham inti isi pembukaan UUD 1945, defenisi saham dll
b. Menemukan
yang dimaksud menemukan adalah disini adalah menemukan cara memecahkan masalah-masalah baru dengan menggunakan masalah-masalah dan prosedur yang telah dipelajari

c Menggunakan
mengaplikasikan yaitu setelah dihafal atau dipahami siswa kemudian digunakan atau diaplikasikan siswa perlu memiliki kemampuan menerapkan menjabarkan atau menggunakan kemampuannya, mengaplikasikan materi yang telah dipelajari

d. Memilih
yang dimaksud dengan memilih disini adalah memilih untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu misalnya: memilih membaca novel dari pada membaca tulisan ilmiah dll.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil sebagaiman dijelaskan pada bagian pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa:
- Materi ajar atau bahan ajar adalah pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.
- Adaptasi materi ajar adalah membuat perubahan terhadap materi yang sudah ada dalam rangka memperbaikinya atau menjadikan lebih cocok untuk siswa tersebut.
- Materi ajar yang dipilih untuk diajarakan oleh guru dan harus dipelajari siswa hendaknya berisikan materi atau bahan ajar yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar.
B. SARAN
Berdasarkan kesimpulan atau yang telah diuraikan ada beberapa saran yaitu:
- Kepada ibu Dosen/sebagai pengajar “ pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia “ hendaklah memberikan motivasi, pelajaran yang lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya.
- Sebagai mahasiswa/ calon guru bahasa Indonesia haruslah mengerti lebih mendetail lagi tentang konsep materi ajar karena ini bermanfaat banyak bagi guru atau siswa juga.
- Petiklah yang bermanfaat atau yang berguna dari makalah ini karena itu merupakan bahan ajar yang nantinya akan kita gunakan jika kita menjadi guru.

DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2005, standar nasional pendidikan, Jakarta: Peraturan Pemerintah no 19 Tahun 2005
E Mulyasa. 2006, KTSP, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Web net.

About these ads