KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa menyertai kita semua, terutama dalam penyusunan makalah ini.
Makalah ini berjudul “ PROGRAM TAHUNAN” yang penulis susun berdasarkan bantuan buku lain dan juga dari internet untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pembimbing.
Dalam kesempatan ini, penulis tidak lupa mengucapkan kepada semua pihak yang telah membantu penulis didalam menyusun makalah ini. Penulis sepenuhnya menyadari bahwa makalah ini tidak lepas dari banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, penulis mengharapkan saran ataupun tanggapan dari pembaca dan juga dosen pengasuh, demi kesempurnaan makalah ini dikemudian hari. Akhir kata, semoga makalah ini mempunyai arti dan dapat menambah wawasan pembaca.

Silangit, juli 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Kata pengantar i
Daftar isi ii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar belakang 1
B. Identifikasi masalah 1
C. Pembatasan Masalah 2
D. Rumusan masalah 2
BAB II PEMBAHASAN 3
A. Pengertian program tahunan 3
B. Program Tahunan 3
C. Contoh Program Tahunan Dalam bidang studi Matematika 4
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 10
A. Kesimpulan 10
B. Saran 10
DAFTAR PUSTAKA 11

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Pengembangan kurikulum mencakup pengembangan program tahunan, program semester, program modul atrau pook bahasan, program mingguan, dan harian, program pengayaan, program bimbingan konseling, pengembangan sillabus, dan penyusunan rencana pembelajaran.
Di dalam pembelajaran yang dinamakan pemikiran sangatlah dibutuhkan. Khususnya di dalam perkuliahan, mahasiswa harus dapat mendeskripsikan implementasinya. Implementasi merupakan suatu proses penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasi dalam suatu tindakan praktis sehingga memberikan dampak, baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan maupun nilai dan sikap.
Berdasarkan uraian diatas, dapat dikemukakan bahwa pembelajaran dan penilaian adalah operasionalisasi konsep KTSP yang masih bersifat potensial (tertulis) menjadi actual dalam bentuk kegiatan pembelajaran.
Pengembangan KTSP mencakup berbagai pengembangan program yang salah satu diantaranya adalah program tahunan. Program tahunan yaitu berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam tahun tersebut.

B. Identifikasi masalah
Sesuai dengan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, maka yang menjadi identifikasi masalah dalam makalah program tahunan yang mencakup penyusunan suatu program yang disusun berdasarkan kalender akademik atau kalender pembelajaran, penyusunan harus sesuai dengan kurikulum, itu terlihat pada kalender pendidikan hari efektif dan hari yang tidak efektif, dalam penyusunannya apabila jangka panjang, jangka menengah, jangja pendek.

C. Pembatasan Masalah
Untuk mempermudah pemecahan masalah, perlu dibatasi permasalahanya. Pembatasan masalah ini, perlu dilakukan untuk membantu penulis dalam bekerja. Karena sebuah masalah yang dirumuskan terlalu umum dan luas tidak pernah dapat dipakai sebagai masalah penyelidikan. Karena tidak pernah jelas batasan masalah itu. Oleh sebab itu masalah juga perlu memenuhi syarat dalam perumusan batas. Pembatasan ini diperlukan bukan untuk dapat menetapkan lebih dahulu segala sesuatu yang diperlukan untuk pemecahannya, tenaga, kecekatan, waktu dan lain-lain yang timbul dari rencana itu.
Agar penulisan makalah ini dapat mencapai tujuan untuk di tulis penulis membatasi masalah sebagai berikut:
1. Pengertian program tahunan
2. Contoh penggunaan program tahunan di kelas X Semester I dan II

D. Rumusan masalah
Salah satu komponen penting dari system pendidikan adalah kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara khususnya oleh guru dan kepela sekolah, karena kurikulum dibuat secara sentralistik, setiap satuan pendidikan diharuskan untuk melaksanakan dan mengimplementasikannya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang disusun oleh pemerintah pusat menyertai kurikulum tersebut. Dalam hal ini, setiap sekolah tinggal menjabarkan kurikulum tersebut disekolah masing-masing dan biasanya yang banyak berkepentingan adalah guru. Tugas guru dalam kurikulum yang sentralistik ini adalah menjabarkan kurikulum yang dibuat oleh pusat ( pusat kurikulum/ puskur, sekarang badan standar nasional pendidikan / BSNP) kedalam satuan pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Di dalam pembelajaran didalamnya ada dipelajari pengembangan program. Di dalam pengembangan program sangatlah banyak program-program yang terdapat didalamnya. Tetapi yang menjadi permasalahan dalam makalah ini adalah program tahunan.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian program tahunan
Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, yang dikembangkan oleh guru matapelajaran yang bersangkutan sebagai pedoman bagi pengembangan program-program selanjutnya, seperti program semester, program mingguan, dan program harian atau program pembelajaran setiap pokok bahasan
Program tahunan memuat penjabaran alokasi waktu tiap-tiap standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk tiap semester dan tiap kelas selama satu tahun pelajaran. Program tahunan selanjutnya dijabarkan secara rinci pada program semester. Program tahunan dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya. Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, rang dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan (Mulyana, 2004 : 95).
B. Program Tahunan
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya.
Tabel 11. Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan
No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1. Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan
2. Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester
3. Jeda antarsemester Maksimum 2 minggu Antara semester I dan II
4. Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran
5. Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif
6. Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah
7. Hari libur khusus Maksimum 1 minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing
8. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif
C. Contoh Program Tahunan Dalam bidang studi Matematika
44. Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)
A. Latar Belakang
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.
Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dalam dokumen ini disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut di atas. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, dan media lain.
Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian. Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah, membuat model matematika, menyelesaikan masalah, dan menafsirkan solusinya.
Dalam setiap kesempatan, pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem). Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya. Selain itu, perlu ada pembahasan mengenai bagaimana matematika banyak diterapkan dalam teknologi informasi sebagai perluasan pengetahuan peserta didik.
B. Tujuan
Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
4. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
5. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
C. Ruang Lingkup
Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SMA/MA meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Logika
2. Aljabar
3. Geometri
4. Trigonometri
5. Kalkulus
6. Statistika dan Peluang.
D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas X, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Aljabar
1. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat, akar, dan logaritma
1.1 Menggunakan aturan pangkat, akar, dan logaritma
1.2 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat, akar, dan logaritma
2. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan kuadrat
2.1 Memahami konsep fungsi
2.2 Menggambar grafik fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat
2.3 Menggunakan sifat dan aturan tentang persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.4 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat
2.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat dan penafsirannya
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan pertidaksamaan satu variabel
3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel
3.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear
3.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan penafsirannya
3.4 Menyelesaikan pertidaksamaan satu variabel yang melibatkan bentuk pecahan aljabar
3.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel
3.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel dan penafsirannya
Kelas X, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Logika
4. Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor
4.1 Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkaran atau negasinya
4.2 Menentukan nilai kebenaran dari suatu per-nyataan majemuk dan pernyataan berkuantor
4.3 Merumuskan pernyataan yang setara dengan pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor yang diberikan
4.4 Menggunakan prinsip logika matematika yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor dalam penarikan kesimpulan dan pemecahan masalah
Trigonometri
5. Menggunakan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah
5.1 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan teknis yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri
5.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri
5.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri, dan penafsirannya
Geometri
6. Menentukan kedudukan, jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga
6.1 Menentukan kedudukan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga
6.2 Menentukan jarak dari titik ke garis dan dari titik ke bidang dalam ruang dimensi tiga
6.3 Menentukan besar sudut antara garis dan bidang dan antara dua bidang dalam ruang dimensi tiga

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Program tahunan sudah menjadi tugas setiap guru untuk selalu mempersiapkan perangkat pembelajaran nya. Tapi kadang-kadang karena kesibukan hal yang seharusnya menjadi prioritas kita menjadi prioritas kita jadi terlewatkan. Jadi wajar saja jika namanya rencana pelaksanaan pembelajaran, program semester, program tahunan biasanya juga akan tertinggal ( menyusun untuk dikerjakan).
Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut.

B. Saran
Dengan adanya penugasan membuat makalah ini, marilah kita semakin bersemangat di dalam proses belajar mengajar agar apa yang kita cita-citakan dapat tercapai dan juga marilah kita melakukan yang terbaik di dalam kehidupan kita.

DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2005. Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: PP no. 19 tahun 2005.
Mulyase, E. 2007. Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyase, E. 2007.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa menyertai kita semua, terutama dalam penyusunan makalah ini.
Makalah ini berjudul “ PROGRAM TAHUNAN” yang penulis susun berdasarkan bantuan buku lain dan juga dari internet untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen pembimbing.
Dalam kesempatan ini, penulis tidak lupa mengucapkan kepada semua pihak yang telah membantu penulis didalam menyusun makalah ini. Penulis sepenuhnya menyadari bahwa makalah ini tidak lepas dari banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, penulis mengharapkan saran ataupun tanggapan dari pembaca dan juga dosen pengasuh, demi kesempurnaan makalah ini dikemudian hari. Akhir kata, semoga makalah ini mempunyai arti dan dapat menambah wawasan pembaca.

Silangit, juli 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Kata pengantar i
Daftar isi ii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar belakang 1
B. Identifikasi masalah 1
C. Pembatasan Masalah 2
D. Rumusan masalah 2
BAB II PEMBAHASAN 3
A. Pengertian program tahunan 3
B. Program Tahunan 3
C. Contoh Program Tahunan Dalam bidang studi Matematika 4
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 10
A. Kesimpulan 10
B. Saran 10
DAFTAR PUSTAKA 11

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Pengembangan kurikulum mencakup pengembangan program tahunan, program semester, program modul atrau pook bahasan, program mingguan, dan harian, program pengayaan, program bimbingan konseling, pengembangan sillabus, dan penyusunan rencana pembelajaran.
Di dalam pembelajaran yang dinamakan pemikiran sangatlah dibutuhkan. Khususnya di dalam perkuliahan, mahasiswa harus dapat mendeskripsikan implementasinya. Implementasi merupakan suatu proses penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasi dalam suatu tindakan praktis sehingga memberikan dampak, baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan maupun nilai dan sikap.
Berdasarkan uraian diatas, dapat dikemukakan bahwa pembelajaran dan penilaian adalah operasionalisasi konsep KTSP yang masih bersifat potensial (tertulis) menjadi actual dalam bentuk kegiatan pembelajaran.
Pengembangan KTSP mencakup berbagai pengembangan program yang salah satu diantaranya adalah program tahunan. Program tahunan yaitu berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam tahun tersebut.

B. Identifikasi masalah
Sesuai dengan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, maka yang menjadi identifikasi masalah dalam makalah program tahunan yang mencakup penyusunan suatu program yang disusun berdasarkan kalender akademik atau kalender pembelajaran, penyusunan harus sesuai dengan kurikulum, itu terlihat pada kalender pendidikan hari efektif dan hari yang tidak efektif, dalam penyusunannya apabila jangka panjang, jangka menengah, jangja pendek.

C. Pembatasan Masalah
Untuk mempermudah pemecahan masalah, perlu dibatasi permasalahanya. Pembatasan masalah ini, perlu dilakukan untuk membantu penulis dalam bekerja. Karena sebuah masalah yang dirumuskan terlalu umum dan luas tidak pernah dapat dipakai sebagai masalah penyelidikan. Karena tidak pernah jelas batasan masalah itu. Oleh sebab itu masalah juga perlu memenuhi syarat dalam perumusan batas. Pembatasan ini diperlukan bukan untuk dapat menetapkan lebih dahulu segala sesuatu yang diperlukan untuk pemecahannya, tenaga, kecekatan, waktu dan lain-lain yang timbul dari rencana itu.
Agar penulisan makalah ini dapat mencapai tujuan untuk di tulis penulis membatasi masalah sebagai berikut:
1. Pengertian program tahunan
2. Contoh penggunaan program tahunan di kelas X Semester I dan II

D. Rumusan masalah
Salah satu komponen penting dari system pendidikan adalah kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara khususnya oleh guru dan kepela sekolah, karena kurikulum dibuat secara sentralistik, setiap satuan pendidikan diharuskan untuk melaksanakan dan mengimplementasikannya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang disusun oleh pemerintah pusat menyertai kurikulum tersebut. Dalam hal ini, setiap sekolah tinggal menjabarkan kurikulum tersebut disekolah masing-masing dan biasanya yang banyak berkepentingan adalah guru. Tugas guru dalam kurikulum yang sentralistik ini adalah menjabarkan kurikulum yang dibuat oleh pusat ( pusat kurikulum/ puskur, sekarang badan standar nasional pendidikan / BSNP) kedalam satuan pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Di dalam pembelajaran didalamnya ada dipelajari pengembangan program. Di dalam pengembangan program sangatlah banyak program-program yang terdapat didalamnya. Tetapi yang menjadi permasalahan dalam makalah ini adalah program tahunan.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian program tahunan
Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, yang dikembangkan oleh guru matapelajaran yang bersangkutan sebagai pedoman bagi pengembangan program-program selanjutnya, seperti program semester, program mingguan, dan program harian atau program pembelajaran setiap pokok bahasan
Program tahunan memuat penjabaran alokasi waktu tiap-tiap standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk tiap semester dan tiap kelas selama satu tahun pelajaran. Program tahunan selanjutnya dijabarkan secara rinci pada program semester. Program tahunan dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya. Program tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, rang dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan (Mulyana, 2004 : 95).
B. Program Tahunan
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya.
Tabel 11. Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan
No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1. Minggu efektif belajar Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan
2. Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu Satu minggu setiap semester
3. Jeda antarsemester Maksimum 2 minggu Antara semester I dan II
4. Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran
5. Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif
6. Hari libur umum/nasional Maksimum 2 minggu Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah
7. Hari libur khusus Maksimum 1 minggu Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masing-masing
8. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif
C. Contoh Program Tahunan Dalam bidang studi Matematika
44. Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)
A. Latar Belakang
Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.
Standar kompetensi dan kompetensi dasar matematika dalam dokumen ini disusun sebagai landasan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut di atas. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, dan media lain.
Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian. Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah, membuat model matematika, menyelesaikan masalah, dan menafsirkan solusinya.
Dalam setiap kesempatan, pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem). Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya. Selain itu, perlu ada pembahasan mengenai bagaimana matematika banyak diterapkan dalam teknologi informasi sebagai perluasan pengetahuan peserta didik.
B. Tujuan
Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
4. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
5. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
C. Ruang Lingkup
Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SMA/MA meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Logika
2. Aljabar
3. Geometri
4. Trigonometri
5. Kalkulus
6. Statistika dan Peluang.
D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas X, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Aljabar
1. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat, akar, dan logaritma
1.1 Menggunakan aturan pangkat, akar, dan logaritma
1.2 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat, akar, dan logaritma
2. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi, persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan kuadrat
2.1 Memahami konsep fungsi
2.2 Menggambar grafik fungsi aljabar sederhana dan fungsi kuadrat
2.3 Menggunakan sifat dan aturan tentang persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.4 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat
2.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat
2.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan/atau fungsi kuadrat dan penafsirannya
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan pertidaksamaan satu variabel
3.1 Menyelesaikan sistem persamaan linear dan sistem persamaan campuran linear dan kuadrat dalam dua variabel
3.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear
3.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dan penafsirannya
3.4 Menyelesaikan pertidaksamaan satu variabel yang melibatkan bentuk pecahan aljabar
3.5 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel
3.6 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan satu variabel dan penafsirannya
Kelas X, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Logika
4. Menggunakan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor
4.1 Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkaran atau negasinya
4.2 Menentukan nilai kebenaran dari suatu per-nyataan majemuk dan pernyataan berkuantor
4.3 Merumuskan pernyataan yang setara dengan pernyataan majemuk atau pernyataan berkuantor yang diberikan
4.4 Menggunakan prinsip logika matematika yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor dalam penarikan kesimpulan dan pemecahan masalah
Trigonometri
5. Menggunakan perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah
5.1 Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan teknis yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri
5.2 Merancang model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri
5.3 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri, dan penafsirannya
Geometri
6. Menentukan kedudukan, jarak, dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga
6.1 Menentukan kedudukan titik, garis, dan bidang dalam ruang dimensi tiga
6.2 Menentukan jarak dari titik ke garis dan dari titik ke bidang dalam ruang dimensi tiga
6.3 Menentukan besar sudut antara garis dan bidang dan antara dua bidang dalam ruang dimensi tiga

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Program tahunan sudah menjadi tugas setiap guru untuk selalu mempersiapkan perangkat pembelajaran nya. Tapi kadang-kadang karena kesibukan hal yang seharusnya menjadi prioritas kita menjadi prioritas kita jadi terlewatkan. Jadi wajar saja jika namanya rencana pelaksanaan pembelajaran, program semester, program tahunan biasanya juga akan tertinggal ( menyusun untuk dikerjakan).
Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut.

B. Saran
Dengan adanya penugasan membuat makalah ini, marilah kita semakin bersemangat di dalam proses belajar mengajar agar apa yang kita cita-citakan dapat tercapai dan juga marilah kita melakukan yang terbaik di dalam kehidupan kita.

DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. 2005. Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: PP no. 19 tahun 2005.
Mulyase, E. 2007. Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyase, E. 2007.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

About these ads